May Day Tarakan Berubah Arah, DPRD Nilai Momentum Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik
TARAKAN – Peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Kota Tarakan tak lagi identik dengan aksi turun ke jalan. Tahun ini, momentum tersebut justru diarahkan menjadi ruang penguatan ekonomi sekaligus pelayanan publik melalui gelaran ekspo yang melibatkan berbagai elemen.
Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, menilai perubahan format ini sebagai langkah strategis yang tidak hanya meredam potensi gesekan sosial, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan ekspo selama 30 April hingga 13 Mei 2026 akan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Keterlibatan sektor informal dalam kegiatan ini dinilai menjadi indikator bahwa peringatan Hari Buruh bisa lebih inklusif dan produktif.
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi menjadi ruang interaksi ekonomi. UMKM bisa tumbuh, masyarakat terlibat, dan buruh tetap menyampaikan eksistensinya secara positif,” ujar Herman.
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan dimensi pelayanan publik. Sejumlah instansi seperti kepolisian, Bea Cukai, hingga Imigrasi dijadwalkan membuka stan layanan, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi secara langsung di lokasi kegiatan.
Herman menegaskan, kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pekerja, dan masyarakat. Ia melihat pola ini sebagai model baru dalam merayakan Hari Buruh yang lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah.
Lebih jauh, ia juga mengapresiasi peran Serikat Buruh Kahutindo yang menginisiasi konsep kegiatan berbasis sosial dan hiburan, seperti perlombaan seni, musik, hingga baris-berbaris. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kohesi sosial sekaligus menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
“Ini bisa menjadi contoh bagaimana peringatan Hari Buruh tidak hanya soal tuntutan, tapi juga kontribusi nyata bagi daerah,” tambahnya.
Dengan durasi kegiatan yang mencapai 15 hari, DPRD menilai ekspo May Day ini berpotensi menjadi salah satu agenda tahunan yang tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan antar-elemen masyarakat di Kota Tarakan. (*)



