DPRD Soroti Nihilnya Anggaran BWS Tahun 2026 untuk Tarakan
TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menyoroti belum adanya alokasi anggaran dari Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk program pembangunan di Tarakan pada tahun 2026.
Menurut Randy, informasi tersebut diperoleh saat Komisi III melakukan pertemuan dengan pihak BWS di Tarakan. Dalam pertemuan itu, BWS disebut belum memiliki program pembangunan baru karena keterbatasan anggaran dari pusat.
“Di tahun ini belum ada anggaran. Kita paham karena transfer pusat berkurang, sehingga mereka tidak ada kegiatan pembangunan,” ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan serius karena Tarakan masih menghadapi dua masalah utama yang membutuhkan campur tangan BWS, yakni banjir dan keterbatasan air bersih.
Ia mengatakan, penanganan banjir masih menjadi pekerjaan besar karena membutuhkan normalisasi sungai, perbaikan saluran drainase, hingga penataan kawasan permukiman di sekitar aliran air.
Selain itu, kebutuhan air bersih juga dinilai belum sepenuhnya teratasi karena jumlah embung di Tarakan masih terbatas.
Menurutnya, BWS sebenarnya telah mengusulkan pembangunan Embung Sungai Maya untuk menambah pasokan air baku. Namun rencana itu masih terganjal pembebasan lahan dan belum tersedianya anggaran.
“Karena di tahun 2026 tidak ada anggaran, mereka mau berupaya di tahun 2027,” terangnya.
Randy menilai kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan wakil daerah di tingkat pusat. Ia meminta ada dorongan politik agar pembangunan Embung Sungai Maya tidak kembali tertunda.
Menurutnya, jika tidak ada percepatan, persoalan banjir dan air bersih di Tarakan akan terus berulang tanpa solusi jangka panjang. (sct)



