Mahasiswa KKN UBT Diminta Fokus Tangani Sampah Plastik hingga Stunting di Tarakan Timur
TARAKAN – Pemerintah Kecamatan Tarakan Timur secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Tahun 2026 dalam kegiatan pembekalan yang digelar di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Tarakan Timur, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dihadiri Camat Tarakan Timur, para lurah se-Kecamatan Tarakan Timur atau perwakilannya, dosen pembimbing KKN Universitas Borneo Tarakan, serta mahasiswa dan mahasiswi peserta KKN Tahun 2026. Lurah Lingkas Ujung, Safrudin, SE, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Pembekalan diawali dengan penyampaian materi oleh Dr. Linda Sartika yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Selanjutnya, dosen pembimbing KKN UBT, dr. Tri Astuti Sugiyatmi, MPH, memberikan arahan agar mahasiswa dapat menjalankan program kerja secara optimal dengan tetap menjaga komunikasi bersama pemerintah setempat dan menjunjung tinggi etika selama berada di lokasi pengabdian.
Dalam arahannya, Camat Tarakan Timur menegaskan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pelaksanaan KKN di wilayah tersebut. Salah satunya adalah persoalan sampah plastik yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama di seluruh wilayah Kecamatan Tarakan Timur.
Mahasiswa diharapkan mampu berperan dalam memberikan edukasi sekaligus menghadirkan solusi terkait pengelolaan sampah plastik kepada masyarakat.
Selain itu, mahasiswa juga diminta aktif mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masing-masing wilayah penempatan agar mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.
Persoalan stunting juga menjadi perhatian khusus karena Kecamatan Tarakan Timur merupakan salah satu lokus stunting. Oleh sebab itu, mahasiswa KKN diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganannya melalui berbagai program edukasi maupun pendampingan di masyarakat.
Tak hanya itu, pemerintah kecamatan juga mendorong mahasiswa untuk membantu meningkatkan kesiapsiagaan bencana melalui sosialisasi kepada warga, memperkuat literasi digital masyarakat yang dinilai masih perlu ditingkatkan, serta mendukung program ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan.
Camat Tarakan Timur juga mengingatkan agar kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah kelurahan dan masyarakat melalui program kerja yang bermanfaat serta berkelanjutan.
Mahasiswa diminta menjaga etika, sopan santun, adab, dan nama baik Universitas Borneo Tarakan selama menjalankan KKN. Sebelum menyusun program kerja, mereka juga diarahkan untuk terlebih dahulu melakukan pengenalan lingkungan dan mengidentifikasi potensi maupun permasalahan di wilayah masing-masing sebagai dasar penyusunan kegiatan.
Kegiatan penerimaan dan pembekalan mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan Tahun 2026 berlangsung lancar. Pemerintah berharap seluruh peserta mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara maksimal dan menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan di wilayah Kecamatan Tarakan Timur. (sct/gio)



