Acara Puncak Iraw Tengkayu XV Tahun 2026 Sukses Digelar, Disbudporapar Apresiasi ke Semua Pihak
TARAKAN – Acara puncak Festival Iraw Tengkayu XV Tahun 2026 yang ditandai dengan prosesi adat Penurunan Padaw Tuuh Dulung di Kawasan Wisata Ratu Intan, Pantai Amal, Minggu (5/7/2026).
Festival Iraw Tengkayu XV Tahun 2026 kembali menjadi bagian dari 125 agenda Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sebagai bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kota Tarakan di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta masyarakat yang memadati lokasi acara dengan penuh antusias untuk menyaksikan rangkaian prosesi budaya.
Ia juga menegaskan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pelaksanaan Festival Iraw Tengkayu akan terus dipertahankan sebagai upaya melestarikan budaya lokal dan pariwisata daerah.
“Berharap Kota Tarakan senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” ungkapnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, BupatiBupati Malinau dan perwakilan kabupaten lainnya, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Agustina, S.E,. M.H menuturkan, Festival Iraw Tengkayu XV Kota Tarakan 2026 telah usai, namun semangat budayanya akan terus hidup.
“Selama rangkaian festival berlangsung, ribuan masyarakat dan wisatawan bersama-sama merayakan kekayaan budaya, tradisi, seni, serta kearifan lokal yang menjadi identitas Kota Tarakan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, seluruh masyarakat, pelaku seni, paguyuban, komunitas, peserta, relawan, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Iraw Tengkayu XV Kota Tarakan 2026. Kehadiran dan antusiasme para tamu undangan serta semua pihak menjadi energi yang menghidupkan setiap rangkaian acara.
“Mari terus menjaga, melestarikan, dan mewariskan budaya sebagai jati diri bangsa. Sampai jumpa pada Festival Iraw Tengkayu berikutnya, dengan semangat yang lebih besar dan kebanggaan yang semakin kuat,” tutupnya. (*)



